"Heuh? Aku tidak mendengarmu, Steve. Suaramu terlalu kecil," ucap Nora dengan sedikit frustrasi, mencoba mengetahui apa yang dikatakan oleh calon suaminya itu. Steve menggelengkan kepalanya sambil merapikan dasi kupu-kupunya. Nora yang melihatnya lantas menyunggingkan bibirnya, merasa sedikit kesal karena Steve tampaknya tidak bersedia mengulangi perkataannya. Kedua mereka kembali ke dalam ruang ganti setelah mencoba gaun dan setelan tersebut, masing-masing sibuk dengan pikiran mereka sendiri. Mereka bertemu kembali di ruang tunggu. Nora mengambil tasnya dan berjalan di belakang Steve menuju pintu keluar butik. "Ke mana lagi kita, Steve?" tanya Nora, mencoba mencari tahu rencana selanjutnya. Steve memakai kacamata hitamnya dan masuk ke dalam mobilnya tanpa menjawab pertanyaan Nora, me

