Sejenak bimbang meraja. Apa harus kulanjutkan masuk ke dalam tempat ini? Bagaimana jika malah ditendang karena penampilanku yang biasa saja? Ah ... sepertinya kebahagiaan karena menemukan seseorang yang baru dalam hidupku membuat diri ini terlena dan lupa menyelidiki lebih jauh tentang Tante Mona. Bagaimana aku dengan malas hanya mengandalkan pencarian melalui media sosial saja? Badan ini berbalik karena mengurungkan niat, tetapi sedetik kemudian rasa penasaran ini lebih menggelitik dan membuat langkah kaki berputar kembali mendekati pintu dan tangan ini memberanikan diri untuk menekan bel. “Ya?” ucap sekuriti dengan seragam yang muncul tak lama kemudian. Laki-laki ini hanya membuka pintu kotak kecil yang ada di bagian atas pintu gerbang. “Em ... saya mencari Tante Mona, em ... untuk me

