Stefannie masih kebingungan dengan keputusannya yang ingin berpindah keyakinan. Di satu sisi hatinya sangat mantap untuk berpindah keyakinan, namun di sisi lain Stefannie merasa keputusannya ini akan mengecewakan berbagai pihak dan berdampak besar pada perusahaan yang tengah ia pimpin. Pasti keputusan yang akan ia ambil akan menimbulkan pro dan kontra di jajaran dewan direksi dan para pemagangan saham. Dan Stefannie yakin kebanyakan dari mereka akan menentang keputusannya. “Nona!” Stefannie tersentak, ia pun menatap Alvian yang juga tengah menatapnya dengan tatapan khawatirnya. “Anda baik-baik saja, Nona?” tanya Alvian yang mengkhawatirkan kondisi Stefannie saat ini. Atasannya itu akhir-akhir sering melamun dan tidak fokus dengan sekitarnya. Stefannie mencoba tersenyum untuk menutupi r

