Sesuai perkataan Stefannie tadi siang, malamnya ia bertolak ke rumah sang paman dengan membawa buah tangan untuk paman dan bibinya. Tidak mungkin 'kan ia berkunjung ke rumah pamannya dengan tangan kosong. “Selamat malam Presdir, Tuan dan Nyonya Kim menunggu Anda di ruang makan,” sapa kepala pelayan di rumah Jungwoon begitu Stefannie masuk ke dalam rumah. “Selamat malam juga Bibi Ahn,” balas Stefannie yang tidak kalah ramahnya dengan bibi Ahn. Walaupun sekarang ini Stefannie sudah menjabat sebagai seorang Presdir, Stefannie tidak merasa malu berinteraksi dengan orang-orang di bawahnya. Karena menurut Stefannie, status sosial bukanlah sebagai alat ukur untuk menghormati orang lain. Bibi Ahn pun mengantarkan Stefannie ke ruang makan. “Selamat malam Paman, Bibi, Sohyun,” sapa Stefannie pa

