Rewrite—About Gama

1701 Kata

Gama duduk di meja kerjanya sambil melamun, Dia menatap kertas-kertas yang ada di hadapannya. Tidak sama sekali dia sentuh, hanya dilihatnya tanpa mengeluarkan suara. Sekretarisnya yang melihat itu tidak berani menegur. Dia tahu betul boss nya ini memang sering begitu. Melamun tanpa sebab. Pria berkacamata itu akhirnya memilih untuk pergi dari ruangan Gama. Gama masih dengan tatapan kosongnya. Ia beberapa kali menghela napas berat. Bahkan ketika Natasya masuk, Gama sama sekali tidak menyadarinya. “Mau sampai kapan kamu begini terus? Kalo kamu cinta dia, kejar, Gama! Bukan diam di sini sambil terus-terusan ngebuang waktu kamu Cuma untuk menyesali semuanya.” Gama tersenyum simpul. Dia tidak akan membantah perkataan Natasya, karena memang benar adanya. Namun nyalinya tidak sebesar itu untu

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN