Rewrite—I want to come

1888 Kata

Gama membuka pintu, melepas sepatu kemudian masuk ke dalam apartmen. Dia menarik dasinya untuk melonggarkan, kemudian membuka kancing lengannya dan menggulungnya sampai ke siku. Kakinya melangkah menuju meja makan, menaruh cheese cake nya di sana, lalu mengambil gelas dan menuang air lalu meneguknya. Setelah air itu habis, Gama menghentakkan gelasnya ke meja. Dia melamun beberapa saat, hingga sebuah panggilan membuyarkan lamunannya. "Gam!" "Iya?" pria itu mendongak, mendapati istrinya berdiri di sebelahnya. "Kok, kamu turun, sih? Naik-turun tangga bisa bikin kamu capek," katanya mengeluarkan sisi posesifnya. "Aku tau mana yang capek dan mana yang enggak. Lagian kakiku keram kalau disuruh tiduran terus." Gama hanya bisa menghela napas pelan dan geleng-geleng kepala. Ara melihat pape

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN