Rewrite—Kiss

1601 Kata

Pulang dari kantor, Gama langsung menjatuhkan tubuhnya di sofa. Matanya memejam, tangannya melonggarkan ikatan dasi yang begitu mencekik. Pria itu tertidur selama beberapa menit, sampai akhirnya sebuah tepukan di lengan membuatnya membuka mata. Mora menatap Gama kasihan. Gama pasti sangat lelah hingga harus tertidur di sofa. "Kenapa enggak ke kamar tidurnya?" tanya Mora. Ya, Mora memang da di apartmen Gama karena harus menemani Ara. Gama mengusap wajahnya, lalu mendongak. "Ara mana?" tanyanya dengan suara parau. "Ara barusan tidur." Mora ikut duduk di sofa satunya. "Terus gimana rencana kamu buat Ara?" tanya Mora yang mulai memasang wajah serius. Gama memijat pelipisnya, kemudian menghela napas berat. Benar. Dia harus punya rencana untuk Ara ke depannya. Ara butuh sesuatu yang bisa m

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN