Sepasang anak dan ibu tengah berdiri di depan sebuah pintu flat house. Suasana lorong terlihat begitu sepi karena masih pagi. Pintu-pintu tertutup rapat dengan lampu dinding berwarna jingga masih menyala. Anak itu tampak kebingungan. Terbesit rasa takut meskipun di sampingnya ada sang ibu. Ia belum tahu tempat apa yang diinjaknya saat ini. Bahkan sang ibu pun belum memberikan penjelasan tentang keberadaan mereka saat ini. Darren mengalihkan pandangan dari sekeliling ketika Eleanor mengetuk pintu beberapa kali. Bola mata Darren menatap pintu tersebut. Ingin tahu siapa orang yang ada di balik pintu tersebut. "Olaf!" seru Eleanor. Darren mengernyitkan kening. Ia semakin merasa penasaran. Siapakah Olaf? Mengapa ibunya sampai mengajaknya pergi pagi-pagi sekali hanya untuk bertemu dengan

