“Jawab gue, sekarang!” Kirana menatap Nara yang kini duduk membeku mendengar ucapan bernada garang yang dia ucapkan. Wajah gadis itu terlihat pias, ada sedikit ketakutan yang gadis itu perlihatkan. Helaan napas berat dia embuskan, bersamaan dengan hempasan punggung ke sandaran kursi. Raut wajah Nara yang menutupi sesuatu terlihat oleh Kirana. Kenal Nara selama bertahun-tahun, membuat Kirana tahu semua gerak-gerik gadis itu, meskipun dia berusaha untuk menutupinya dengan sikap dingin seperti ini, ia sudah tahu dari awal bahwa Nara sedang jatuh cinta sekarang. “Elu enggak usah nutupinya lagi. Gue tahu kok.” “Kak Ki tahu?!” Pekiknya tak percaya. Pupil matanya yang membesar, bibir ranumnya yang terbuka memperjelas semuanya. Tebakannya benar, Nara kini tengah berhubungan dengan sahabat

