Naura tetap duduk pada posisinya dan menundukkan kepala. Dia hanya ingin memberikan waktu pada Erna meluapkan amarah. Dia tahu, ibu mertuanya pasti tak setuju dengan keputusan yang dia buat. Namun, Naura akan tetap berusaha dan tak akan menyerah begitu saja, sampai ibu mertuanya menerima permohonannya. Naura yakin, Erna pasti setuju setelah mengenal Yasmin. Erna menghela napas panjang menetralkan perasaan. Dia pun duduk kembali setelah hatinya mulai tenang. "Jangan, Nak, jangan lakukan itu. Ibu mohon, kamu jangan sampai mengulang peristiwa yang pernah kami alami. Kamu pasti belum tahu kalau dulu ibu juga ...." "Aku sudah tahu, Bu. Mas Rama sudah menceritakan semuanya padaku," sahut Naura yang membuat Erna tak melanjutkan ceritanya. Naura kembali memandang wajah paruh baya di hadapannya

