Lubang kosong

1063 Kata

Hampir semua warga desa berkumpul di depan rumah pak lurah-ayah Doni, semua orang masih berharap Doni akan pulang dengan sendirinya, ibu Doni yang berada di dalam rumah terus saja terdengar menangis tanpa henti. Aris, Fano dan Anjas pun juga tidak mau ketinggalan, mereka bertiga sudah berkumpul di sana sejak setengah jam yang lalu. Meskipun mereka bertiga tidak memiliki hubungan yang baik dengan Doni, bahkan bisa dibilang jika dia adalah orang yang paling mereka tidak sukai di kampung ini, namun karena rasa kemanusian mereka bertiga dengan senang hati akan membatu melakukan pencarian. “Banyak juga ya ternyata warga di kampung sini” ucap Fano. “Beginilah indahnya kehidupan di desa, masih tinggi sifat sosial dan rasa kemanusiannya. Beda cerita jika di kota, tetangga sebelah rumah meninggal

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN