Dari balik semak-semak Anjas dan Arumi mencoba mengitip siapa yang sebenarnya yang datang. Jantung Arumi terdengar berdetak sangat keras karena dia merasa takut dan khawatir jika orang itu akan menemukan dia dan Anjas, hingga Anjas yang berada di sampingnya pun mendengar detak jantung Arumi yang sangat kerasa dan tidak beraturan itu. Anjas mencoba menggemgang erat-erat tangan Arumi agar membuat dia lebih tenang. “Atur nafasmu, cobalah buat dirimu tenang, jangan sampai keberadaan kita di sini ditemukan olehnya” ucap Anjas yang sebenarnya juga merasa ketakutan. “Aku takut mas” ucap Arumi dengan nada berbisik. Terdengar suara langkah kaki dan sabit memotong dahan terdenagr semakin dekat. Suasana yang masih gelap gulita mebuat Anjas dan Arumi belum melihat jelas siapa sebenanrnya orang yang

