Raut wajah Abah Sani yang terlihat begitu aneh, matanya terus saja menatap ke arah lantai, tampaknya dai sedang memikirkan sesuatu hal yang cukup serius setelah melihat kondisi Anjas. Robi da Aris yang menyadari akan hal itu mencoba untuk bersikap biasa-biasa saja agar Fano dan Arumi tidak curiga, namun mereka akan mencari kesempatan agar bisa berbicara dengan Abah Sani nanti. “Dia dari tadi pagi memang sudah seperti itu mas?” tanya Abah Sani yang baru saja keluar dari kamar Anjas. “Kenapa Bah? Anjas di dalam baik-baik saja kan?” tanya Fano. “Enggak, Abah cuma mau tahu saja, apa memang dari tadi pagi sudah seperti itu kondisinya?” tanya Abah Sani. “Iya memang seperti itu, dari tadi pagi memang sudah seperti itu Bah” jawan Fano. Robi sudah sangat merasa penasaran dengan bagaimana penda

