Kavindra diam menatap jauh, ia sedang berdiri di balkon kamarnya. Malam sudah semakin larut tapi ia masih belum ingin masuk dalam kamarnya untuk istirahat. Sudah sebulan lebih sejak Cassandra pergi entah kemana pak Arya mengirimnya, bahkan Carlo pun tidak tahu kemana Cassandra pergi. Sebulan ini ia berusaha menemui pak Arya tapi selalu saja gagal, baik di rumah atau di kantor, pak Arya selalu menolak menemui Kavindra. Kavindra tetap fokus dengan pekerjaannya diantara usahanya menemui pak Arya, ia terus berusaha tanpa lelah. Angin malam berhembus dingin menusuk tulang, Kavindra memutuskan masuk dalam kamarnya dan istirahat. Kavindra membaringkan tubuhnya di ranjang, sulit baginya diminta melupakan Cassandra. Ia sudah benar-benar tidak bisa jika harus kehilangan Cassandra, be

