2

752 Kata
Alika di ajak oleh tini untuk naik keatas melihat tempat tidur, disana tempatnya masih sederhana lantai dua hanya beralaskan papan kayu dan penyangganya menggunakan pohon kelapa, tangganya pun terbuat dari papan kayu sangat sederhana sekali. "Nanti kita tidurnya disini teh." ucap tini,alika hanya mengangguk saja sambil mengikuti tini,alika orang nyaa pendiam tidak terlalu banyak bicara terutama orang-orang baru, tetapi bila sudah kenal sangat dekat dia bisa sedikit cerewet. "Oyah,ada lemari yang kosong enggak ??" kata tini bertanya kepada yang lain karena lemari yang ada disana hanya ada sedikit harus berbagi dan yang mondok disana pun hanya sekitar 30 orang, yang mondok pun hanya orang-orang di daerah sekitar tidak ada yang jauh,ada yang jauh pun hanya sekitar 1-3 orang saja. "Ada nihh deket lia,barengan aja sama lia." kata nani,dan lia menjawab."Iya nihh..lemari aku di atas nya masih kosong,disini aja." "Tini..alika..kesini sebentar.." eceu memanggil tini dan alika dari bawah untuk turun sebentar, mereka pun turun kebawah dan keluar, ternyata ibu alika akan pulang. "Ayuk tehh." ucap tini."Yukk." alika menjawab nya,mereka pun sampai di luar. "Alika ibu pulang dulu yahh, yang betah disini yang rajin ngajinya, yang rajin belajarnya." "Iya buu.." alika menjawab dan merekapun berpelukan,alika hampir meneteskan air matanya karena akan berjauhan dengan sang ibu. "Tini uwaa titip alika yah sama kamu disini." "Iya waa." tini menjawab nya mereka saling bersalaman dan setelah mengucapkan salam ibu alika pun pergi dari sana. "Yuk teh kita ke atas lagi beresin baju teteh." mereka kembali ke atas untuk membereskan baju alika,setelah beres nana dan sofi teman alika mendekat. "Haii.." kata alika sembari tersenyum kepada mereka. "Haii..semoga betah yah disini,awal-awal emang pasti nggak betah tapi nanti lama-lama betah kok, aku dulu juga begitu." kata nana,sofi ikut menimpali "Iyaa,aku dulu juga sering nangis waktu awal-awal aku disini,tapi lama-kelamaan betah juga,malahan lebih seru kalo udah betah,serasa rumah sendiri." sofi berbicara sambil terkekeh,alika mendengarkan sambil mengangguk. Hari beranjak siang,adzan pun berkumandang waktunya untuk sholat dzuhur,nana dan sofi mengajak alika untuk mandi sebelum sholat dzuhur,mereka pun mandi bersama karena kamar mandinya hanya satu dan itu bergantian dengan yang lain juga. Mereka sholat dzuhur berjamaah yang di imami oleh eceu,setelah sholat berjamaah mereka mulai berjajar untuk mengaji alqur'an satu persatu sampai selesai. Setelah belajar mengaji anak-anak yang lain mulai bersih-bersih dan memasak untuk makan sore,yang bersih-bersih itu di bagi-bagi seperti piket dan setiap hari nyaa bergantian. Menjelang waktu ashar,setelah sholat ashar waktunya untuk mengaji alkitab jawa yang di ajari oleh "kang Ali" anak kedua yang punya pondok dan malam setelah sholat maghrib pun sama,setelah mengaji alkitab jawa mereka mengaji alkitab sunda yang di ajari oleh "teh Elih" istri dari kang ali. Tempat mengaji alkitab perempuan dan laki-laki hanya berbeda ruangan,tempat perempuan di pondok perempuan di bawah nya,di atasnya tempat tidur perempuan,sementara laki-laki di ruang sebelah dan hanya berbataskan pintu saja di batasi gorden tipis. Hari sudah malam waktunya untuk tidur,nana mengajak alika untuk tidur di dekatnya. "Alika tidurnya deket aku aja yukk.teh tini alika tidurnya deket aku aja yah,bolehkan..??" nana mengajak alika tidur didekatnya dan meminta izin pada tini. "Yaudah sok atuh kalo teh alika nyaa mau." kata tini dan alika mengangguk. "Aku juga tidurnya mau deket kalian yahh." kata sofi."Yaudah ayoo,,aku udah ngantuk niihh.." ucap alika,merekapun naik keatas untuk tidur,alika tidur berada di tengah-tengah nana dan sofi,mereka pun tidur sampai shubuh pagi. "Teh..teh alika bangun yuk,sholat shubuh." tini membangunkan alika sambil menggoyangkan bahu alika,alika melenguh "Eunghhh.." alika pun bangun dengan gontai turun kebawah berjalan ke kamar mandi untuk cuci muka dan sholat shubuh berjamaah,setelah sholat seperti kemarin siang,selesai sholat shubuh juga belajar mengaji alqur'an. Setelah selesai mengaji yang kebagian piket hari inipun mulai bersih-bersih dan memasak sebelum mulai mengaji alkitab jawa pagi,setelah selesai mengaji alkitab jam 08:45,anis berbicara dia yang tertua disini. "Alika kamu piket nyaa bareng tini aja yahh hari rabu..?? karena kamu baru disini,jadi bareng tini ajahh." ucap anis pada alika,alika menjawab "Iyaa." "Sekarang kita makan dulu. Semuanya turun dulu kita makan..." anis memanggil semuanya berteriak untuk makan,karena sudah ada yang naik keatas dan yang keluar,merekapun makan duduk melingkar. "Alika kita keluar yukk..??" ajak nana pada alika. "yukk." ucap alika,mereka pun keluar,duduk di bangku bambu yang ada di luar. "Hemm..bosen yaahh..??" ucap nana menengok pada alika,alika membalas tatapan nyaa,menjawab dengan gumaman. "Hemmhh.." "Eh alika tunggu bentar disini yahh,aku masuk kedalam dulu." ucap nana pada alika sambil berlalu. "Iyaa.." alika menjawab sambil melihat nana yang masuk kedalam,dan melihat kembali ke sekeliling nyaa,setelah beberapa saat nana pun keluar sambil membawa buku. "Ini ada hafalan buat nanti siang abis ngaji alqur'an,kita hafalin yuukk..??" merekapun menghafal nya sambil sesekali bercanda. Empat tahun pun berlalu...
Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN