"Ara tolong minyak telon nya!" Titah Ana pada seorang babysitter barunya. Hari ini, ia tengah sibuk memakaikan baju ketiga anaknya. Bukan hal yang mudah merawat batita yang baru berusia beberapa minggu terlebih mereka ada tiga. Ara datang membawa benda yang dipinta Ana."Ini mbak!" "Bajunya!" "Ini mbak!" "Sarung tangannya!" "Ini mbak!" Alvino yang tengah memainkan ponselnya di kasur single bad yang berada di kamar putranya terhenti. Mata tajamnya menatap Ana yang terus saja menyuruh ini dan itu pada babysitter yang bernama lengkap Ara Sarah itu. "Nih simpan peralatannya!" Ana mendorong sedikit ke belakang tempat peralatan bayi agar Ara dapat mengambilnya. Namun bukan Ara yang mengambilnya, tetapi Alvino dengan sorotan tajamnya. "Kenapa kamu?!" "Lo kalau mau nyuruh orang kira-kira d

