Sedang tidak ingin serius menjalani sebuah hubungan. Sebab aku pernah begitu, dan nyatanya hanya disia-siakan. Alvino mengerejapkan matanya menyesuaikan cahaya yang masuk ke dalam matanya. Ia merasa tubuhnya begitu kaku dan kepalanya begitu sakit.Ia menatap sekelilingnya. Rumah sakit. Dan ia teringat dengan apa yang terjadi sebelumnya pada dirinya.Karena kecerobohannya, ia menabrak pembatas jalan dengan begitu kerasnya. Ia memejamkan matanya dan mencoba mengatur nafasnya kemudian kembali membuka matanya.Ia teringat, tujuan ia ke rumah sakit. Ana. Istrinya pendarahan dan harus dibawa ke rumah sakit. Bagaimana keadaannya? Dan sudah berapa lama ia berbaring di rumah sakit? Lalu kemana orang-orang? Semua pertanyaan itu begitu mengganjal di hatinya. Terlebih dengan keadaan anaknya saa

