Hari demi hari berjalan begitu sangat indah. Hubungan Sean dan Troy kini kian membaik bahkan lebih dari itu. Begitu pula keadaan Miracle yang semakin membaik pula. Setiap pulang sekolah, Troy dan Sean datang bersama untuk menemani Miracle di rumah sakit. Selayaknya keluarga, mereka bercanda gurau bersama. Seakan-akan kini kesedihan tak mau lagi datang kepada mereka. Sungguh, hanya ada canda tawa yang menyelimuti mereka bertiga. Hingga datang hari penantian dimana Miracle akan mencoba bicara untuk yang pertama kalinya. Sayangnya, Troy tidak bisa berada mendampingi mommy-nya karena sedang ujian sekolah. Miracle berpesan supaya Troy tetap mengikuti ujian itu dengan baik. Meski sedikit ada rasa sedih tapi Troy harus mengikuti ujian tersebut dan berusaha mendapat nilai terbaik. Yah, itu

