Sean dan Miracle benar-benar sedang diselimuti asmara yang bergairah. Sungguh, setelah sekian tahun lamanya kini mereka bisa kembali bercumbu mesra. Tentu, Sean tidak akan menyia-nyiakan momen seperti ini. Ia rela menyewa sebuah mansion demi menghabiskan waktu berdua bersama Miracle. Dan baru sampai didepan mansion, Sean sudah tidak sabar untuk mencumbunya lagi. Ia lumat habis bibir ranum yang selama ini dirindukan setelah belasan tahun. Dengan begitu bergairahnya Sean tidak melepaskan ciuman panasnya. Ia justru mendorong tubuhnya saking ingin lebih dalam lagi mencium wanitanya hingga tubuh Miracle kini menumbur pilar besar dibelakangnya. Sean masih tetap mencium, mencecap hingga melumat bibir didepannya. Sungguh sangat nikmat ciuman ini. Sampai-sampai mereka tidak ingin mengakhirinya

