Sesampainya di restoran, Hani kebingungan mencari Karin. Gadis itu tidak ada di manapun. Padahal Hani datang tak lama setelah Karin menelponnya tadi. "Duh, kemana sih tuh orang," gerutu Hani berusaha menghubungi nomer ponsel Karin tapi tak tersambung juga, membuat gadis itu sedikit khawatir. Jangan-jangan terjadi sesuatu dengan Karin. Baru saja Hani hendak pergi meninggalkan restoran, tiba-tiba ponselnya bergetar. Terlihat nama Karin sedang melakukan panggilan. Buru-buru gadis itu menerimanya. "Heh, lo dimana?" Tidak ada jawaban, yang terdengar hanyalah isak tangis samar dari ujung telpon. "Karin? Lo nangis? Ya ampun, ada apa? Gue masih di restoran nih, bingung banget nyariin lo dari tadi. Hape lo juga di matiin." Lagi-lagi tak ada jawaban, namun suara isak tangis yang

