"Are you okay?" tanya Damian saat melihat Karin keluar dari kamar mandi setelah muntah beberapa kali. Perutnya pasti bermasalah, dia minum alkohol dalam jumlah banyak dalam keadaan perut kosong. Pandangannya sudah kabur dan kepalanya luar biasa berat. Gadis itu ambruk di atas sofa begitu saja, membuat Damian yang sedang menyeduh teh panas dengan lemon tergopoh-gopoh menghampiri. Pria itu berlutut di samping Karin yang terbaring lemas di atas sofa. Matanya terpejam dan wajahnya pucat seputih kapas. Tubuhnya juga menggigil kedinginan. Sepertinya Karin demam. "Kamu demam. Kita ke rumah sakit ya," bujuk Damian dengan suara lirih, namun Karin hanya menggeram sembari menggelengkan kepalanya lemah. "Kamu kenapa? Ada masalah apa?" tanya Damian yang tak tahan lagi dengan sikap Kari

