"Makasih ya, Dam," ujar Maya, Ibunya Karin. Wanita paruh baya yang masih terlihat cantik dan terawat itu terlihat sangat malu dan menyesal saat melihat Damian datang sambil memapah Karin yang sedang mabuk parah. Sebenarnya Damian bisa saja membawa Karin ke apartemen milik gadis itu. Tapi disana pasti tidak ada siapa-siapa yang bisa mengurus Karin, dan Damian tidak mungkin meninggalkan Karin sendirian dalam keadaan mabuk di dalam apartemen. Setidaknya, Karin akan lebih aman kalau berada di dalam rumahnya, bersama keluarganya. "Dam, Tante minta maaf karna sudah merepotkan kamu," Maya berkali-kali menghela napas karna merasa malu dengan kelakuan putrinya. "Nggak apa-apa, Tante. Kasian Karin. Jangan di marahi, keadaannya sedang tidak baik," ucap Damian sebelum berpamitan pada May

