"Ran, mau kubawain baju ganti nggak? Aku mau jalan ke rumah sakit ini," kata Damian di ujung telpon. Namun tak ada jawaban dari Rani, yang terdengar hanyalah isak tangis tertahan. Kening Damian mengernyit, langkahnya terhenti di depan lobby hotel sambil merapatkan ponselnya ke telinga. "Rani? Kamu nangis?" "Dam, kamu langsung pulang ya. Kita ketemu di rumah," suara serak Rani menghilang setelah panggilannya tiba-tiba dimatikan, membuat pria itu mengerjap bingung. Sadar bahwa istrinya sedang dalam masalah, buru-buru Damian menghampiri Jeff yang sudah berdiri di samping mobilnya dan membukakan pintu begitu melihat Damian mendekat. "Jeff, biar saya yang bawa mobilnya," kata Damian meraih kunci di tangan Jeff. "Baik, Pak," sahut pemuda itu seraya menutup pintu mobil Damian

