Bab.101 Kapan Aku Menggodamu?

1203 Kata

  "Mami pulang dulu ya, jaga Rani baik-baik. Jangan bikin dia stres, ajak jalan-jalan atau apalah yang bikin dia happy. Besok atau lusa Mami kesini lagi," pesan Widya penuh semangat.   "Iya, Mam," sahut Damian yang mengantar Widya ke depan rumah.   Baru saja Widya hendak masuk ke dalam mobil, tiba-tiba wanita itu berbalik dan menghampiri Damian lagi.   "Kenapa, Mam?"   "Kalian nggak lagi berantem, kan?"   Damian menaikkan alisnya, kemudian menggeleng pelan. "Enggak kok, Mam."   "Tadi Mami lihat Rani nangis. Ada apa sih?Jangan berantem lho. Ya, bolehlah sekali-kali berantem tapi jangan lama-lama. Pokoknya awas aja kalau kamu sampai bikin Rani sakit hati atau bikin dia nangis. Mami nggak akan segan-segan hukum kamu," ancam Widya seraya mengacungkan jari telunjuknya pada Damian.   "Iya

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN