Bab.102 Ayah Kandung Karin

1152 Kata

  "Maaf, aku baru bisa menemuimu sekarang," ucap Henry pada Maya yang duduk di hadapannya. Mereka bertemu di lobby rumah sakit tempat Karin di rawat. Padahal kemarin Henry sudah berjanji akan menemuinya, namun setelah di tunggu sekian lama, pria itu tidak datang juga di rumahnya.   Maya hanya menanggapi ucapan Henry dengan anggukan kepala. Tubuhnya sudah lelah, apalagi sampai saat ini Karin masih belum mau menemuinya.   Wajar saja Karin bersikap seperti itu. Dia berhak marah atas perbuatan Maya padanya. Dia berhak kecewa dengan segala kebohongan yang selama ini dijejalkan kepadanya.   "Bagaimana keadaan Karin?" tanya Henry.   "Ya begitulah. Dia masih menolak kunjunganku. Bahkan melihatku saja dia tidak mau," sahut Maya dengan suara lemah.   "Apa kamu berencana berkata jujur padanya?"

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN