"Ran, udah pulang?" tanya Damian di ujung telpon. "Belum. Ini aku lagi on the way ke rumah Ayah. Udah lama kan aku nggak ke sana," jawab Rani yang sudah duduk di dalam mobil bersama sopir pribadinya. "Oh. Kupikir kamu sudah di rumah." "Kenapa?" Damian diam sebentar. Ragu-ragu dia ingin menjawab. "Mungkin hari ini aku pulang agak telat." "Lembur?" "Nggak juga, sih." Alis Rani seketika mengerut. "Trus? Ada masalah di kantor?" "Enggak. Bukan masalah kantor." "Trus?" "Aku mau ke rumah sakit sebentar." "Rumah sakit? Siapa yang sakit?" suara Rani berubah khawatir. Takut terjadi sesuatu dengan suaminya. "Ibunya Karin. Katanya pingsan di rumah, trus sekarang lagi di rumah sakit. Aku mau jengukin ke sana." Seketika Rani terdiam. Jujur saja hatinya merasa

