Bab.143 Aku Maunya Dia

1016 Kata

  "Dam," Rani menahan lengan suaminya hingga langkah Damian terhenti dan menoleh padanya.   "Kenapa, sayang?"   "Jangan bilang siapa-siapa dulu ya soal ini."   "Soal apa?"   "Kehamilanku," sahut Rani dengan wajah memohon. "Lagi pula, belum pasti juga kan kalau aku hamil."   "Maksud kamu, aku nggak boleh kasih tau Mami juga?"   Rani menggeleng cepat. "Jangan. Udah pokoknya kamu diem aja. Sekalipun nanti dokter bilang aku hamil, kamu tetep harus diem. Oke?"   "Aku nggak paham maksudmu," ujar Damian dengan kening mengerut.   "Dam," Rani kembali menyentuh lengan suaminya, membuat Damian sedikit terkejut.   "Ran, tangan kamu kok dingin banget?"   Gadis itu mendesah pelan. "Sebenarnya aku takut banget, Dam. Semalam aja aku nggak bisa tidur."   Perlahan Damian menggenggam jemari Rani d

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN