Bab.144 Reaksi Berlebihan

1043 Kata

  "Bu Wid, selamat ya!"   "Selamat apa?" Widya mengernyit heran saat menerima telpon dari salah satu teman arisannya.   "Itu lho, menantu Bu Widya bukannya lagi hamil ya? Sudah berapa bulan kandungannya?"   Widya masih terdiam dengan wajah nyureng, sama sekali tidak paham dengan ucapan temannya.   "Bu Retno salah informasi mungkin."   "Mana mungkin saya salah. Lha wong tadi di klinik kandungan saya ketemu langsung sama menantu Bu Widya."   "Oh ya?"   "Maharani kan namanya? Saya masih ingat lho. Karna Bu Widya sering sekali cerita soal dia waktu kita pertemuan arisan."   Widya kembali terdiam. "Bu Retno serius?"   "Serius Bu Wid. Memangnya Bu Widya nggak tau?"   "Nggak tau."   "Oh ... Kok bisa Bu Widya nggak tau kabar menantu sendiri," ujar Bu Retno dengan nada mencemooh, membuat

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN