"Rani? Kamu ngapain di sini?" tanya Widya dengan kening mengerut, wajahnya berubah khawatir ketika melihat Rani memakai sepatu dengan heels yang menopangnya. "Rani bosan di rumah, Mam," sahut Rani dengan wajah tertunduk. "Seharusnya kamu istirahat sayang. Trus kamu ngapain pakai sepatu heels segala? Bukannya kemarin Mami udah kirim sepuluh pasang flat shoes ke rumah kamu? Nggak ada yang cocok ya sama selera kamu? Mau model yang lain? Nanti Mami cariin lagi yang ...." "Mam ...," sela Rani. "Kenapa? Kamu butuh apa? Biar Mami yang siapin semuanya. Kamu duduk manis di rumah, istirahat. Jaga kandungan kamu," ujarnya lembut. "Tapi Rani nggak bisa kalau cuma diam di rumah, Mam." "Ran ... Jangan ngebantah gitu dong. Ini semua kan demi kebaikan kamu dan calon cucu Mami. Apa kamu

