"Kalian benar-benar akan bercerai?" belalak Maya saat mendengar langsung berita rencana perceraian Henry dan Widya. Pria paruh baya itu mengangguk lemas. "Iya, Widya sudah melayangkan gugatan cerai dan dia menolak mediasi dalam bentuk apapun." "Astaga." Maya menebah dadanya sendiri. "Apa yang selama ini aku takutkan akhirnya terjadi juga," ujarnya dengan mata berembun. "Sepertinya dia tau sesuatu tentang kita berdua." "Oh ya?" pekik Maya gelisah. "Jadi alasan kalian bercerai karna Widya tau tetang hubungan kita?" "Dia bahkan tau kalau kamu pernah melahirkan anakku." "Ya Tuhan!" Maya benar-benar sudah tak bisa berkata apa-apa lagi, tangannya dingin dan berkeringat. Entah mengapa dia ketakutan sendiri mendengar kenyataan pahit yang menimpa Henry. "Untuk sementara, aku

