"Mas, ini, kenapa ada di kamu? Darimana kamu dapat ini?" tanya Tiara dengan keringat yang mulai memenuhi seluruh wajahnya. "Aku butuh penjelasan, bukan tanda tanya. Jadi ini alasan kamu selalu menolak kerja denganku? Kerja di kantorku? Ini alasannya?" tanya Alan dengan nada yang terdengar sangat pelan, karena Alan merasa kecewa pada Tiara, dikarenakan Tiara tidak terbuka terhadap dirinya. "Sayang, mungkin selama ini aku selalu diam saja karena aku terlalu menaruh kepercayaan penuh sama kamu, karena aku tidak percaya kalau kamu akan menyembunyikan rahasia sebesar ini. Tapi perlu kamu tahu, aku bukan Johan yang mudah kau bodohi. Sejak kamu menolak ajakan aku untuk bekerja di perusahaan ku, aku sudah curiga. Tapi karena aku menaruh kepercayaan penuh sama kamu, aku tidak terlalu mempermasala

