33. Mimpi Dalam Mimpi

2085 Kata

"Angelia!" Kedua mata pria itu langsung terbuka lebar dengan debaran jantung dan juga napas yang tersengal. Peluh membasahi tubuhnya karena dia baru saja bermimpi buruk, padahal saat ini dia sedang tidur bersama dengan Angelia. Entah mengapa saat dia bisa tertidur dengan nyaman, pada akhirnya tetap saja dia selalu mengalami mimpi buruk yang membuatnya pusing saat terbangun. Setelah kembali memejamkan kedua matanya sesaat dan juga mengusap peluh yang ada di dahinya. Brian juga tidak segan untuk melepaskan kaos yang tengah dia pakai, lalu membuangnya begitu saja ke lantai karena merasa tidak nyaman dengan banyaknya keringat di tubuhnya yang terasa lengket. Pria itu menggerakkan sebelah tangannya untuk menyentuh kasur di sampingnya, lalu Brian dengan segera menolehkan kepalanya saat dia sad

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN