Suara pintu apartemen miliknya yang diketuk dari arah luar selama beberapa kali membuat Brian yang kebetulan berada di ruang tamu mengernyitkan dahinya heran. Pasalnya selama ini dia jarang menerima tamu dan tidak semua orang mengetahui alamat apartemen miliknya. Berhubung Angelia saat ini tengah berada di kamar mandi untuk membersihkan diri, jadi Brian memutuskan untuk bangkit dari posisinya yang semula duduk, meskipun dengan langkah yang agak tertatih dia berjalan dengan bertumpu pada dinding di sekitarnya sebagai pegangan agar tidak jatuh. Angel ia juga sempat nawarin yang untuk menggunakan alat bantu semacam tongkat untuk mempermudahnya berjalan, namun dia menolak dengan alasan karena itu akan membuatnya lebih sulit untuk bisa berjalan dengan normal. Karena dia yakin dalam waktu dekat

