48. Diusir

1168 Kata

Saat Angelia baru saja keluar dari mobil, Brian dengan sigap langsung berjalan di sisi Angelia dan menggenggam tangan Angelia yang kini dapat dia rasakan berkeringat dingin. Meskipun langkah kaki Brian masih agak terpincang, namun dia merasa bahwa kondisi kakinya telah lebih baik dari pada sebelumnya untuk bisa dia gerakkan lebih cepat dari sebelumnya yang sangat lambat. Mereka berdua berjalan dengan pelan, menuju ke sebuah rumah duka dimana Kate akan dikremasi nantinya. Angelia berjalan beriringan bersama Brian dengan langkah kaki yang pelan, ada rasa takut di dalam dirinya saat mendatangi tempat ini. Terutama rasa takut akan penolakan dari keluarga besar Kate yang dia perkirakan akan datang ke acara ini. Apa lagi selama ini dia tidak diterima oleh keluarga sahabatnya, hanya Kate seorang

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN