Darren sudah janjian buat penelitian. Ia hanya perlu memilih random, pelanggan yang kecewa. Darren sudah janjian dengan para subject untuk penelitiannya. Mereka sudah janjian untuk bertemu di cafe. Darren hanya memakai pakaian kebesaran mahasiswa, kemeja dengan celana jeans, dan sneakers merah kesayangannya. Ilona menunggu di mobil. Darren menunggu sambil meneliti lagi soal yang ditanyakan. Soalnya harus valid, berterima kasihlah pada Mazaya, yang memiliki otak encer, sehingga pekerjaannya berjalan mulus. "Hai, Darren kan?" Darren mengalihkan perhatiannya pada wanita yang tak kalah cantik dengan kekasihnya. Kenapa, wanita sekarang cantik-cantik? "Iya. Saya lupa nama kamu." Karena Ilona yang mengabari semuanya. "Ih.. masak, ganteng-ganteng pikun. Hilang gantengnya dong." Darren han

