Darren menusuk-nusuk pipi Ilona yang sedang cemberut. Ilona tidak suka, Darren berhubungan dengan wanita lain. Namun, subject untuk penelitian Darren, pelanggan yang kecewa dan semuanya wanita. "Gini aja, pas wawancaranya kamu ikut aja." "Tetap aja, kamu hubungan sama mereka." Ilona merajuk. Ia tak ingin berbagi Darren pada siapapun, walau mereka hanya informan. "Sayang, demi kebaikan semuanya. Kalau aku nggak lulus, nggak mungkin aku nikahin kamu." Mendadak wajah Ilona jadi cerah. Benar, ia dan Darren akan menikah. "Aku bisa biayain kamu." "Aku laki-laki. Aku kepala keluarga, aku harus bertanggung jawab." Ilona memeluk Darren sayang. Benar, mereka akan menikah. "Jadi kapan kita nikahnya?" "Ketika kepompong bisa membelah diri." Ilona makin cemberut. Justru, bagi penglihatan

