8. Kejujuran dan Rasa Cemburu (3)

662 Kata

"Ky--." "Sa--." "Kamu aja dulu." ujar Esa. "Makasih banget buat kemaren Sa." ucap Mini seraya tersenyum tipis. "Sama-sama Ky." Esa mengulas senyumannya. "Kamu seneng?" Senyuman Mini merekah, matanya bahkan berbinar. Menunjukkan bahwa gadis itu benar-benar bahagia. "Seneng banget Sa. Aku udah kayak lucky fans aja bisa ketemu langsung sama Kak Yohan. Padahal sebelumnya, aku gak pernah ekspektasi bisa sedeket itu sama dia. Beruntung banget--." Mini menelan ludahnya. "Beruntung apa?" "Ah? Itu--." Aku beruntung punya kamu Sa. "Beruntung kemaren aku sama kamu. Kalo enggak. Mana bisa aku ketemu sama Kak Yohan kan?" Esa tertawa sengau. Hampir saja ia berharap sesuatu. Untung saja tidak jadi. Kalau ia sampai berharap, sudah dapat dipastikan bahwa ia akan kecewa. "Syukurlah kalo kamu sen

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN