12. Makan Malam (3)

1109 Kata

“Bunda.” Tegur Esa saat mendapati raut aneh diwajah Mini.   “Hm?” Viona menatap Esa yang terlihat jengkel. Kemudian ia mengerjapkan matanya seraya menatap Mini. Gadis itu sedang menunduk seraya menghentikan kunyahannya.   “Maksud Bunda itu—maksudnya daripada kamu capek Min. Aduh—Bunda salah ngomong lagi ya?” ujar Viona sedikit panik.   Mini tersenyum tipis. “Tidak Bunda.”   “Masakannya enak banget Min, Bunda suka. Tapi Bunda kasian aja sama kamu. Kamu masak sebanyak ini sendiri, kamu pasti capek kan?” tanya Viona lagi. Ia melirik Esa yang sedikit menggelengkan kepalanya, ia juga melirik suaminya yang terlihat terkekeh pelan. Mereka pasti sedang jengkel kepadanya. Terutama Esa, ia tau itu.   “Ayah pikir Bunda sama Mini karakternya sama. Ternyata tetep aja beda ya.” Komentar Rahees

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN