Seminggu lalu, itu saat kejadian makan malam dirumah Esa setelah berbelanja. Mini masih mengingat penolakan Viona terhadapnya. Jujur saja, ia masih merasa Viona menganggapnya manja dan tak bisa memasak. Ia tidak suka dengan pandangan itu, karena ia tidak merasa seperti itu. Untuk itulah ia mengundang Esa beserta kedua orangtuanya. Ia hanya ingin membuktikan jika ia bisa dan ia bukan anak manja. Ia juga ingin menunjukkan kalau ia bisa memasak yang sama enaknya dengan masakan Viona. Itu saja. Ia tidak ada maksud apapun lagi. “Kalo bisa ajakin Nenek sama Kakek.” Ujar Mini seraya melirik Esa. “Telat, kenapa kamu gak bilang sejak pagi? Barusan Nenek sama Kakek sudah berangkat ke Singapura lagi. Pengobatan kaki Nenek.” Mini menghela nafas lagi. “Yaudah kalo gitu.” Ujarnya seraya mel

