8. Kejujuran dan Rasa Cemburu (1)

823 Kata

Malam harinya Mini terus terjaga sepanjang malam, bahkan kini tengah malam telah berlalu, namun kantuknya tidak kunjung menjemput. Pikirannya masih saja melayang pada sosok Esa dan juga seseorang yang sangat ia sukai, Yohan. Mini menyadari bahwa dirinya tadi siang tanpa sengaja mengatakan menyukai sang atlet tepat didepan pemuda itu. Namun, bukannya marah atau cemburu, Esa justru tersenyum dan tertawa ringan, seolah yang ia katakana bukan hal yang berarti. Padahal sungguh, ia mengatakan hal itu jauh dari lubuk hatinya yang terdalam karena ia memang benar-benar menyukai atlet itu. Bukan hanya sebatas fans dengan idola, tapi benar-benar menyukai sebagai perempuan terhadap seorang laki-laki. Sayangnya Esa seperti menganggap hal itu tidak berarti, atau mungkin dia menganggapnya menyukai Yoha

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN