“Ayo ikut.” “Sa—eh—Sa, kemana?” Mini menatap Esa yang berjalan didepannya. “Ada apa sih Sa? Lo—Kamu mau bawa aku kemana?” Esa berbalik sesaat, menatap Mini kemudian memberinya sebuah senyuman tipis. Hingga sampailah mereka didepan sebuah ruang tunggu. Setelah mengetuk beberapa kali, Esa membuka pintu itu untuk Mini. “Sa--.” Ujaran Mini terhenti saat melihat seseorang didalam sana. Esa tersenyum begitu melihat mata Mini yang membulat, dia mungkin terkejut? Pikir Esa. “Ayo masuk Ky.” Ajaknya. Esa merangkul Mini, membawa gadis itu benar-benar masuk. Disana sudah ada dua orang yang menyambutnya dengan senyuman. Satu orang dengan stelan jas dan satu orang lagi masih mengenakan pakaian kebanggaanya. Dua orang itu menyapa mereka yang ditanggapi oleh senyuman dari Esa.

