“Gimana, Mba hasil meeting-nya?” “Bad news, Na. Penerbit ngasih tunjuk draft pegangan penulis itu. Dan bahkan ada beberapa draft sebelum revisi yang dia pegang.” “Bisa jadi dia pura-pura bikin draft itu kan, Mba?” “Iya, sebenarnya bisa saja dimanipulasi. Tapi setelah dicek, bahkan ada draft miliknya sayang sama persis dengan draft pertama yang kamu kirim ke kita. Dia gak mungkin tahu sedetail itu, kan?” “Gak mungkin...” “Kabar baiknya, dari pihak mereka gak akan menuntut kita. Tapi mereka minta semua diselesaikan dengan cara kekeluargaan. Jadi setidaknya kita menghentikan percetakan dan menarik semua buku yang sudah tersebar.” Ana memegangi kepalanya. Tentu saja dia tidak bisa menerima hal tersebut, ta

