Di hari pertama Ana bekerja setelah identiasnya diketahui semua orang, menjadi mimpi buruk di seumur hidupnya. Semua orang kantor mendadak menjauh. Untung saja Santi dan Mia masih setia untuk menemaninya tanpa menjudge apa pun. Hanya saja Ana tidak mau membuat dua temannya itu merasa tertekan, apa lagi sampai mendapatkan imbasnya. Jadi dia memilih untuk sedikit menghindar. Beberapa kali ada surat kaleng yang dilempar menggunakan botol ke dalam museum. Cukup membuat keributan karena para pengunjung menjadi panik. Bahkan pengunjung museum pun jadi bertambah, bukan karena mereka tertarik untuk melihat karya seni. Hampir smeua pengunjung hanya menanti ingin bertemu dengan Ana dan melakukan sesuatu kepadanya. Ana tidak ingin masalah pribadinya mengganggu peke

