Bab 54: Harmoni Melati di Ujung Waktu

1443 Kata

Tahun 2150. Satu abad lebih telah berlalu sejak Aira Lumière pertama kali melangkah masuk ke ruangan kerja Reyhan dengan gemetar, membawa setumpuk berkas dan hati yang penuh keraguan. Kota yang dulu penuh dengan asap, kebisingan industri, dan d******i mesin yang dingin kini telah bertransformasi total menjadi sebuah oase global yang dikenal sebagai "Lumière Gaia". ​Di sini, di masa depan yang telah matang, tidak ada lagi sekat antara Puncak Kaca dan sektor bawah. Arsitektur kota kini menyatu dengan alam—gedung-gedung tidak lagi dibangun dari beton kaku, melainkan dari material biotik yang bisa bernapas, menyerap karbon, dan memancarkan cahaya lembut saat malam tiba. Energi yang menggerakkannya bukan lagi listrik statis atau nuklir, melainkan resonansi dari frekuensi kejujuran kolektif man

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN