Terlalu sombong untuk mengatakan dirimu sendiri yang terkuat. Tapi akan begitu bodoh bila mengaku kau lemah. Jadi, silahkan sombong. -Ladisya- ¶¶¶ Cermin di hadapan Disya hanya menunjukkan aktifitas gadis itu sejak tadi. Setiap menatap matanya melalui cermin, akan terbayang reka ulang tentang Algi. Bagaimana kepedulian pemuda itu ditunjukkan dengan cara yang berbeda. Kalem, tapi menasehati. Santai, namun terselip kekhawatiran. Acuh, namun melindungi. Dan ... Sifat berterus terangnya membuat perasaan Disya luluh lantak. "Lucu. Lo lucu Disya. Lucu banget kalo akhirnya lo jatuh cinta sama dia. Gila, mentang-mentang stay di indonesia, hidup udah terkontaminasi sama FTV." Disya mengikat cepol rambutnya, mengoleskan toner ke wajah. Menilik ulang bekas lukanya yang perlahan memudar seiring

