Awal Segalanya

1695 Kata

Patah hati itu biasa. Selanjutnya hanya berharap, semoga nantinya hati ini jatuh sedalam-dalamnya kepada dia yang tidak biasa. -Algifary- ¶¶¶ Pagi ini seperti biasa. Hidup Disya sangat jauh dari kata istimewa. Begitu keluar menuruni tangga di teras depan, heran menyerang karena mendapati seorang pria baya tak dikenal. "Siapa, ya?" Pria baya yang sedang mengelap kaca depan mobil Disya tersenyum sopan. "Perkenalkan nona, saya Abdi. Sopir pribadi nona Disya. Saya mulai bekerja hari ini atas perintah nyonya besar." Deg. Apa maksudnya? Begitu sibuk bergolak pikiran, semuanya terjawab oleh pesan masuk yang baru sampai. From: Mama. Saya tidak mau nama baik saya tercoreng hanya karena bocah liar seperti kamu. Terlalu bebas dan murahan karena sering keluar malam! Senyum di bibir Disya me

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN