Archanne dibangunkan dengan suara yang memanggilnya dengan lembut. Suara salah seorang dayangnya. "Nona, anda ditunggu diruang rapat." Kata seorang yang lainnya. Archanne menghela nafas berat lalu mengangguk. Dua dayangnya itu membungkuk dalam, lalu keluar dari kamar gadis itu. 'Pasti peperangan itu.' Pikir Archanne. *** Gadis itu sudah memakai baju terusan abu-abunya. Archanne beranjak darri ranjangnya lalu bergegas menghampiri ruang rapat yang dimaksud. Ia segera turun ke lantai dua istananya. Mengetuk pintu ruang rapat, membukanya, lalu masuk. Ia menatap satu persatu perwakilan dari seluruh daratan yang berkerja sama dengan Elliens. Dari daratan Tritanian, Blafen, Gulline, Axeryth, dan Firliens. Semua perwakilan daratan punya keunikan tersendiri, dari situlah Archanne dapat membeda

