Teriakan Felisse yang sepertinya tertinggal jauh di belakang mereka membuat Archanne dan Luca harus kembali berlari ke belakang. Mudah bagi Luca yang fisiknya sudah terlatih, tidak mudah bagi Archanne yang hampir tidak pernah berolahraga. Mereka menyusuri hutan sampai akhirnya menemukan Felisse. Benar saja, gadis itu sudah dipegangi dengan tiga prajurit Deneveria. Grinmok. Archanne tidak bisa terbiasa dengan penampilan mereka. Rambut mereka semua berwarna hitam pekat, memiliki sayap hitam serta memakai topeng hitam berlukiskan wajah marah. Sekilas penampilan mereka memang tidak terlalu mengusik, tapi kalau lama-lama dilihat rasanya perut Archanne teraduk-aduk. "Kumohon lepaskan aku." Suara Felisse bergetar, "Aku, aku bisa membunuh kalian." Sebutir air mata keluar dari pelupuk matanya.

