Segerombolan Grinmok masuk sambil membawa tombak khas kerajaan Deneveria. Felisse mundur beberapa langkah, masih takut untuk mewujudkan keputusan Archanne. Sedangkan Archanne sudah bersiap-siap dengan bola api biru berkobar di kedua tangannya yang terkepal. Kedua gadis itu bisa melihat tatapan Grinmok yang khawatir dengan nasib mereka melawan dua elemen paling mematikan bagi kaum mereka. Tapi ada terbesit hadiah yang diberikan pemimpin mereka apabila mendapatkan darah dan apel itu. Gerombolan makhluk bersayap hitam itu berlari menerjang Felisse, tapi dihadang dengan perisai es tebal Archanne. Wajahnya menampakkan perasaan marah bercampur takut. Suara retak terdengar dari perisai yang dibuat Archanne, ia mengetahui itu dan langsung memecahkan perisainya sehingga tombak beserta makhluk yang

