Chapter 45 : Senjata Tersembunyi

1190 Kata

Ares menunjukkan dua buah tas bek yang dibawanya dari rumah kepada Adrian dan juga Elysa. "Justru Bini gue yang nyuruh gue kesini buat nganter makanan. Dia masak banyak di rumah dan elo nggak pulang semalem, jadi dia pengen bagi ke Elysa biar nggak sia-sia dia masak dari pagi buta," katanya. Adrian membulatkan matanya, sedikit menyesal karena tidak pulang dan mencicipi masakan Nadine. Kasihan wanita itu, pasti dia sudah berusaha keras. "Nadine bisa masak?" "Emang elo nggak tau?" balas Ares bertanya pada Adrian. Adrian mendengus kecil. "Nadine kan nggak bisa masak apapun. Masakan dia selalu gagal." Ares mengangguk pelan. "Kalau elo pikir elo tau banget soal Bini gue, elo salah. Dulu Nadine emang nggak bisa masak. Tapi setelah Elysa dateng, dia punya keinginan buat bisa masak kayak E

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN